Sudah Ga Buntu Lagi
Ketergantungan pada windows selama ini membuat saya mentok pada keinginan menggunakan open source, bahkan bisa dibilang, bukan bisa dibilang tapi memang windows yang saya gunakan merupakan windows ASLI bajakan. Windows 7 tertanam pada dell inspiron 1440 milik saya ini sudah sekitar hampir 1 tahun. Awalnya ingin menggunakan versi XP saja karena lebih familiar, namun karena HDD sata yang terpasang tidak mensupport versi XP dan hasil hanya BSOD, sehingga harus beralih ke Windows 7 yang belum familiar buat saya.
Atas rekomendasi dari seorang teman untuk menggunakan open source, dulu sebenarnya sudah mencoba menggunakannya pada Dell Inspiron milik saya yang bentar lagi lunas
. Ubuntu versi 8.10 yang yang saya minta installernya gratis langsung dari negri Belanda sana dan harus sabar menunggu CD nya datang sampai sebulan lebih langsung saya install pada PC lama saya, namun dengan rasa kecewa harus menghapusnya karena spesifiksi yang dibutuhkan harus tinggi dan CD nya pun cuma jadi hiasan dalam mimpi.
Setahun yang lalu ketika nekad ngutang sana ngutang sini akhirnya bisa beli juga Dell Inspiron 1440 walau processornya masih Intel Pentium dual core dengan vga share tapi cukup tangguh untuk segala medan.Processor yang digunakan adalah Intel Pentium Dual Core T4300 2.10GHz, 2Gb memory dengan kapasitas HD 320 Gb.
Teringat akan CD ubuntu yang masih tersimpan dalam mimpi saya pun langsung menginstallnya pada Dell kesayangan saya, setelah selesai muncul masalah baru, open source sangat banyak menggunakan console pada terminal untuk pengoperasiannya yang bikin bikin bingung apalagi orang awam seperti saya, dan dijelaskan pun oleh teman saya hanya bisa terkagum-kagum melihat console yang tertulis karena ga satu pun yang singgah di otak saya
. Dari pada kepala pusing mikirin perintah2 console yang ga jelas akhirnya saya kembali menggantungkan harapan pada win 7 kembali.
Namun belum lama ini teman saya yang tadi menginfokan untuk ubuntu versi 10.04 lucid lynx lebih mudah penggunaannya.
Penasaran saya pun meminjam darinya karena sudah 2 kali saya minta dari Belanda dan sudah tidak dapat jatah lagi.
Proses instalasi berjalan lancer tanpa halangan dan cobaan apapun yang menghadang
, perbedaannya dari versi sebelumnya yang mencolok adalah kecenderungan warna yang sekarang adalah ungu dan sebelumnya adalah coklat muda.
Hasilnya, ubuntu yang sudah terinstal membuat saya kagum karena kecepatan bootingnya tidak lama. Dan semuanya terasa sangat ringan, walau sedikit masalah karena wireless belum terdeteksi tapi modem Huawei langsung terdeteksi dan driver wireless langsung bisa diupdate. Tidak seperti dulu yang masih banyak menggunakan console manual, dsini semuanya terasa mudah seperti menggunakan Windows. Plugin CompizFusion juga langsung saya install biar penampilannya makin keren.
Saat browsingpun terasa sangat cepat padahal dengan kecepatan koneksi internet yang sama dengan saya memakai win 7. Update yang di harusnya adalah sekitar 200mb lebih yang cukup menghabiskan quota internet saya, namun pengorbanan itu tidaklah sia-sia setelah melihat hasilnya. Yang ingin mendownload file iso nya bisa langsung kesini. Thanks buat mas nojik atas rekomendasi yang sudah diberikan
Pakai Windows sudah biasa,
Tampil keren ga perlu pakai ini kan,,
atau pengen tampil gaya juga ga harus mesti ini kan,,
bukan berarti sirik tanda tak mampu, tapi emang sih
Dengan Ubuntu Lucid Lynx udah keliatan keren banget b-)
so sekarang sudah ga buntu lagi dengan ubuntu walau masih meraba-raba
———————-











Selamat udah gak buntu lagi.. hehehehe
[Reply]
enggink Reply:
August 18th, 2010 at 5:57 am
thanks mas
[Reply]
kl saya msh aliran dualbot mas
[Reply]
enggink Reply:
August 18th, 2010 at 5:57 am
saya juga sih om,
[Reply]
hahah
aku kq gak paham
hehe
bukan linux user..
[Reply]
enggink Reply:
August 18th, 2010 at 6:04 am
sebelumnya saya juga, sekarang saya coba,, :grin:
[Reply]