Terbirit-birit
Kalau ingat akhir bulan desember seperti sekarang ini teringat pula akan memori beberapa tahun yang lalu, entah lagi apes atau memang sebuah keberuntungan, yang jelas tidak akan saya lupakan kejadian itu yang betul-betul membuat saya bergidik. Entah rekan-rekan punya pengalaman yang sama dengan saya atau tidak dan percaya atau tidak dengan yang namanya hantu, dan entah apakah itu benar hantu atau bukan tapi inilah pengalaman saya.
Pada jaman dahulu kala, beberapa tahun silam di akhir bulan desember saya lupa tepatnya tahun berapa, saat itu saya menyalurkan hobi saya di dunia pemancingan. Yang saya ingat saat itu kamis malam, berarti malam jumat. Biasanya saya memang mancing di malam hari untuk menghindari terik matahari. Spot mancing yang di pilih adalah di daerah pinggiran bandara sepinggan kota Balikpapan. Kebetulan bandara Kota Balikpapan memang tepat di pinggir laut. Waktu itu memang saya tidak bersama teman-teman alias berangkat sendirian. Namun bukan berarti di sana saya mancing sendiri karena ada beberapa orang yang melakukan aktivitas yang sama.
malam menjelang larut dan saat itu tidak satu pun ikan yang terpancing, di situ terdapat beberapa orang, agak sedikit ngumpul karena masih mendapatkan penerangan dari lampu salah satu perusahaan dekat situ, bosan menunggu lama dan merasa terlalu ramai, saya pun pindah lokasi agak jauh dari jalan masuk dari posisi awal.
Akhirnya saya pun mendapat posisi yang sedikit tenang walau tidak ada pencahayaan sama sekali. Kail pun saya lempar bolak balik bolak balik bolak balik bolak balik tapi sama aja, lalu saya lempar lagi dan saya diamkan lalu saya tiduran sambil menghadap laut.
Tiba-tiba saya tersentak kaget karena saat itu saya mendengar suara rintihan wanita yang sedang menangis, “ hik hik huuuhuu hik hik” tepat di belakang saya. Spondan bulu kuduk saya berdiri semua dari ujung kaki sampai ujung kepala rasanya mati rasa
. Jelas banget suara itu terdengar dan saat saya melihat arah suara tersebut, arahnya dari semak-semak namun karena gelap sekali jadi semak pun tidak terlihat jelas. Dalam hatiku, mana mungkin ada wanita yang sedang galau ke tempat seperti ini cuma buat nangis.
Tanpa pikir panjang pancing saya tarik secara perlahan dan semakin cepat, kemudian saya berjalan secara perlahan pula lalu semakin cepat dan akhirnya lari terbirit-birit
ke tempat orang yang lebih ramai.
Ilustrasinya seperti gambar di bawah ini, tapi jangan di protes karena sudah susah payah menggambarnya

Titik biru adalah posisi awal tempat yang banyak orang, titik merah adalah tempat saya pindah ke lokasi kedua dan tanda kuning adalah asal suara rintihan tersebut.
Akhirnya saya pulang tanpa membawa hasil, hanya pengalaman yg menyeramkan itu yang saya dapat, entah itu suara hantu atau bukan tapi cukup membuat saya terbirit-birit
, ngga bisa membayangkan kalau saat itu pas saya noleh ke semak-semak dan ternyata nongol mba kunti atau sundel bolong mungkin saya langsung pingsan di tempat
dan akhirnya saya tau kalau ternyata saya itu orangnya penakut
Incoming search terms:
- bandara sepinggan jadul
- rintihan wanita







wahh…… terbirit2
Anggi ALfonso´s last [type] ..Counter Strike Online Megaxus
hati-hati hantunya ngikut sampai rumah mas
[Reply]
enggink Reply:
December 28th, 2011 at 4:49 am
haha drumah udah kbanyakan koleksinya
[Reply]
waaah, keren banget gambar ilustrasinya.
om ini pintar ngegambar yak
tyodongss´s last [type] ..Festival Mahalabiu 2011
[Reply]
enggink Reply:
December 28th, 2011 at 4:49 am
wah makasih pujinnya, ga percuma belajar ngelukis sampe di paris
[Reply]
Wakakakak, mungkin karena om adalah salah satu cowok idamannya, makanya di ikutin terus sampai rumah.
Fandiewardhana´s last [type] ..Fenomena Twitter di Indonesia
[Reply]